Cara Install Docker di Ubuntu VPS: Lengkap dari Nol Sampai Jalan

Buat kamu yang baru punya VPS Ubuntu dan mau mulai main container, Docker itu wajib hukumnya buat di-install duluan. Di artikel ini kita bahas cara install Docker langsung dari repository resmi mereka, bukan versi bawaan Ubuntu yang biasanya ketinggalan versi.

Kenapa gak pakai apt install docker.io aja yang lebih pendek? Karena versi itu biasanya beberapa rilis ketinggalan dari versi resmi Docker, dan kadang ada fitur baru yang belum kebawa. Install dari repo resmi Docker jauh lebih aman buat jangka panjang, apalagi kalau kamu bakal pakai fitur-fitur terbaru kayak Docker Compose v2.

1. Update Sistem Dulu

Klasik tapi wajib. Sebelum install apapun, biasain update dulu biar semua paket fresh:

sudo apt update
sudo apt upgrade -y

2. Install Paket Pendukung

Paket-paket ini dibutuhin buat proses tambah repository nanti (khususnya buat handle HTTPS dan GPG key):

sudo apt install -y ca-certificates curl gnupg lsb-release

3. Tambahkan GPG Key Docker

GPG key ini yang bakal dipakai sistem buat verifikasi kalau paket Docker yang kamu download itu asli, bukan yang udah diutak-atik orang lain:

sudo mkdir -p /etc/apt/keyrings

curl -fsSL https://download.docker.com/linux/ubuntu/gpg | 
sudo gpg --dearmor -o /etc/apt/keyrings/docker.gpg

sudo chmod a+r /etc/apt/keyrings/docker.gpg

4. Tambahkan Repository Docker

echo 
  "deb [arch=$(dpkg --print-architecture) 
  signed-by=/etc/apt/keyrings/docker.gpg] 
  https://download.docker.com/linux/ubuntu 
  $(. /etc/os-release && echo "$VERSION_CODENAME") stable" | 
  sudo tee /etc/apt/sources.list.d/docker.list > /dev/null

Update repository biar Ubuntu kebaca sumber paket baru ini:

sudo apt update

5. Install Docker

Sekarang baru instal Docker Engine plus semua plugin pendukung sekaligus, termasuk Docker Compose. Ini langkah utama yang bakal narik semua paket dari repository resmi yang kita tambahin barusan:

sudo apt install -y docker-ce docker-ce-cli containerd.io docker-buildx-plugin docker-compose-plugin

6. Cek Status Docker

sudo systemctl status docker

Kalau statusnya aktif, bakal muncul kayak gini:

Active: active (running)

7. Jalankan Docker Saat Boot

Biar Docker otomatis nyala tiap kali server di-reboot, gak perlu start manual tiap kali:

sudo systemctl enable docker

8. Test Docker

Jalankan container test buat mastiin instalasinya beneran sukses:

sudo docker run hello-world

Kalau berhasil, bakal muncul pesan:

Hello from Docker!

Selamat, Docker kamu udah jalan dan siap dipakai.

Bonus: Jalanin Docker Tanpa Sudo

Kalau capek ketik sudo tiap kali jalanin command Docker, kamu bisa tambahin user kamu ke group docker:

sudo usermod -aG docker $USER

Habis itu logout dan login ulang (atau restart SSH session) biar perubahan group-nya ke-apply. Setelah itu kamu bisa langsung ketik docker ps tanpa sudo di depannya.

Docker Compose Udah Ikut Terinstall

Kabar baiknya, kamu gak perlu install Docker Compose terpisah lagi karena udah ikut ke-bundle lewat package docker-compose-plugin yang kita install tadi di langkah 5. Cek aja versinya:

docker compose version

Contoh cara pakainya buat jalanin stack dari file docker-compose.yml:

docker compose up -d

Satu hal yang perlu diperhatiin: versi baru ini pakai syntax docker compose (ada spasi), bukan docker-compose (pakai strip) kayak versi lama. Dua-duanya beda command, jadi kalau nemu tutorial lain yang masih pakai strip, biasanya itu tutorial lama buat versi Compose V1 yang udah deprecated.

Cara Update Docker Nanti

Karena kita install dari repository resmi (bukan snap atau versi bawaan Ubuntu), update Docker ke depannya jadi gampang banget, tinggal treat kayak paket biasa:

sudo apt update
sudo apt upgrade docker-ce docker-ce-cli containerd.io -y

Gak perlu uninstall dulu atau proses ribet lainnya. Container yang lagi jalan juga gak akan keganggu selama proses update paket ini, cuma daemon Docker-nya aja yang restart sebentar.

Kendala yang Sering Muncul

  • “Permission denied” pas jalanin docker ps
    Berarti user kamu belum masuk group docker. Ikutin langkah “Bonus” di atas, jangan lupa logout-login ulang.
  • GPG key error “NO_PUBKEY”
    Biasanya karena proses download GPG key di langkah 3 gagal sebagian. Hapus file /etc/apt/keyrings/docker.gpg terus ulangi langkah 3 dari awal.
  • docker run hello-world gagal connect ke internet
    Cek DNS resolver VPS kamu, kadang provider tertentu butuh setting DNS custom di /etc/docker/daemon.json.
  • apt update error “repository does not have a Release file”
    Biasanya typo di langkah 4 pas bikin file docker.list. Cek lagi isi file /etc/apt/sources.list.d/docker.list, pastiin format URL dan codename Ubuntu-nya bener.

Penutup

Nah, segitu aja cara install Docker di Ubuntu VPS dari repository resmi. Prosesnya emang lebih panjang dibanding apt install docker.io, tapi hasilnya jauh lebih up-to-date dan stabil buat kebutuhan jangka panjang. Kalau ada yang error atau nyangkut, drop komentar aja bro.

Tools Docker Lain yang Bisa Kamu Jalanin di VPS Ini

Setelah Docker jalan, ada banyak tools dan layanan yang bisa langsung diinstal di atas VPS yang sama. Beberapa udah aku bahas satu-satu di jundi.hm, tinggal pilih sesuai kebutuhan lo.

Kalau VPS lo jalan di Windows Server bukan Linux, ada juga panduan amankan RDP di VPS Windows dari serangan brute force yang perlu dibaca.

Jundi Husni Mubaraq

Jundi Husni Mubaraq

Saya seorang software engineer yang sejak awal 2026 megang penuh (sendirian) tanggung jawab infrastruktur server di tempat saya kerja: deploy dan maintain server Linux Ubuntu on-premises, bangun keamanan berlapis pakai CrowdSec dan Cloudflare, kelola job scheduling dan monitoring pakai Cronicle, deploy aplikasi containerized pakai Docker, sampai ngurusin mail server korporat dari nol. Sebelumnya saya 3+ tahun jadi Software Engineer/Fullstack Developer di beberapa perusahaan, termasuk proyek skala internasional (EUDR compliance system buat Lindt & Sprungli) dan sistem rumah sakit (SIMRS, rekam medis elektronik, integrasi BPJS Kesehatan) di RS PKU Muhammadiyah Surakarta. jundi.hm ini tempat saya dokumentasiin apa yang beneran saya kerjain dan pelajarin di lapangan, bukan sekadar riset teori, S.Kom dari Universitas Duta Bangsa Surakarta jadi bekal awal, tapi yang nulis di sini adalah pengalaman langsung ngelola server production sehari-hari. Selengkapnya: https://iam.jundi.hm

Lihat Juga Nih

Selanjutnya Nih

Kasih Komentar

Email kamu gak bakal ditampilin ke publik. Kalau ada tanda ini artinya wajib diisi ya *

Rekomendasi.

Lagi Viral.