Kumpulan Command Docker yang Wajib Lo Hafal

Oke bro, langsung aja ini list perintah Docker yang sering banget dipake, dari yang basic sampe yang lumayan penting buat kerjaan harian. List ini gue susun berdasarkan command yang paling sering kepake pas kerja bareng Docker sehari-hari, jadi urutannya dari yang paling dasar dulu.

Konten Terkait

1. Cek versi & info Docker

Gunanya: buat mastiin Docker jalan normal.

docker --version

buat liat versi Docker yang terinstal.

docker info

buat liat info lengkap tentang sistem Docker lo (container, image, storage driver, dsb).

2. Daftar image yang udah ada

docker images

nampilin semua image yang udah lo download / build di sistem.

3. Download image dari Docker Hub

docker pull namaimage

Contoh:

docker pull ubuntu

ini buat download image Ubuntu dari Docker Hub.
Bisa juga nambahin versi, contoh:

docker pull ubuntu:22.04

4. Cek detail sebuah container/image

docker inspect nama_container

Nampilin detail lengkap dalam format JSON: IP address container, mount volume, environment variable, network settings, dan konfigurasi lainnya. Berguna banget buat debugging pas ada yang aneh sama container.

5. Liat daftar container

docker ps

nampilin container yang lagi jalan.

Kalau mau liat semua (termasuk yang udah berhenti):

docker ps -a

6. Stop & remove container

docker stop nama_container

buat stop container yang lagi jalan.

docker rm nama_container

buat hapus container yang udah berhenti.

Contoh:

docker stop webapp
docker rm webapp

7. Hapus image

docker rmi nama_image

hapus image yang udah gak kepake.

Contoh:

docker rmi nginx

Kalau lo mau hapus semua image gak kepake:

docker image prune -a

8. Build image dari Dockerfile

docker build -t nama_image:tag .

-t buat kasih nama dan tag.
Contoh:

docker build -t myapp:latest .

9. Liat log container

docker logs nama_container

liat output/log dari container lo.
Kalau mau realtime:

docker logs -f nama_container

10. Masuk ke dalam container

docker exec -it nama_container bash

ini buat “nyelam” ke dalam container yang udah jalan.
Sama kayak lo SSH ke server kecil

11. Hapus semua container & image dengan sekali jalan (buat bersih-bersih)

hati-hati ya bro, ini bakal hapus semua container & image!

docker system prune -a

Kalau mau bersih-bersih tanpa hapus image:

docker container prune

12. Cek volume & network Docker

docker volume ls

liat semua volume yang ada.

docker network ls

liat semua jaringan Docker yang udah dibuat.

docker network ls

13. Jalankan container dengan volume (biar data gak ilang)

docker run -d -p 8080:80 -v /data:/var/www/html nginx

-v = mount folder lokal ke container.
Cocok banget buat development, biar datanya tetap ada walau container dihapus.

14. Restart container

docker restart nama_container

buat restart container tanpa rebuild.

15. Cek resource usage (CPU, RAM, dll)

docker stats

buat liat statistik semua container yang lagi jalan kayak htop, tapi versi Docker

docker stats

16. Copy file ke/dari container

docker cp file.txt nama_container:/path/tujuan/

Buat copy file dari komputer lokal ke dalam container. Kebalikannya juga bisa, tinggal balik urutannya:

docker cp nama_container:/path/file.txt ./tujuan-lokal/

Command ini berguna banget buat ambil file log atau config dari dalam container tanpa perlu masuk (exec) ke dalamnya dulu.

Bonus Tips dari Gue

Biar gak ribet ngetik panjang-panjang:

  • Gunakan alias biar cepat, contoh: alias dps="docker ps -a" alias drm="docker rm -f" alias dimg="docker images" alias dlog="docker logs -f"
  • Biasain kasih nama container saat run: docker run -d --name webapp nginx Jadi lo gak bingung tiap mau stop/start container.

Kalau Command-nya Gak Jalan

  • Permission denied
    Kalau kamu belum masukin user ke group docker, tiap command butuh sudo di depannya. Biar gak ribet, tambahin user ke group docker: sudo usermod -aG docker $USER, terus logout-login ulang.
  • “No such container” pas jalanin command dengan nama container
    Cek dulu nama container yang bener pakai docker ps -a, kadang typo dikit aja bikin command gagal.
  • docker build gagal
    Pastikan kamu jalanin command dari folder yang ada Dockerfile-nya, dan cek Dockerfile-nya sendiri gak ada syntax error.

Penutup

Nah, itu dia bro, kumpulan command Docker paling penting yang wajib lo hafal.
Kalau lo udah lancar pake semua itu, udah bisa dibilang lo bukan pemula lagi

Lo bakal bisa:

  • Jalanin container
  • Build image sendiri
  • Debug container
  • Bersihin sistem
    …dan yang paling penting, gak panik kalau container error
Jundi Husni Mubaraq

Jundi Husni Mubaraq

Saya seorang software engineer yang sejak awal 2026 megang penuh (sendirian) tanggung jawab infrastruktur server di tempat saya kerja: deploy dan maintain server Linux Ubuntu on-premises, bangun keamanan berlapis pakai CrowdSec dan Cloudflare, kelola job scheduling dan monitoring pakai Cronicle, deploy aplikasi containerized pakai Docker, sampai ngurusin mail server korporat dari nol. Sebelumnya saya 3+ tahun jadi Software Engineer/Fullstack Developer di beberapa perusahaan, termasuk proyek skala internasional (EUDR compliance system buat Lindt & Sprungli) dan sistem rumah sakit (SIMRS, rekam medis elektronik, integrasi BPJS Kesehatan) di RS PKU Muhammadiyah Surakarta. jundi.hm ini tempat saya dokumentasiin apa yang beneran saya kerjain dan pelajarin di lapangan, bukan sekadar riset teori, S.Kom dari Universitas Duta Bangsa Surakarta jadi bekal awal, tapi yang nulis di sini adalah pengalaman langsung ngelola server production sehari-hari. Selengkapnya: https://iam.jundi.hm

Lihat Juga Nih

Selanjutnya Nih

Kasih Komentar

Email kamu gak bakal ditampilin ke publik. Kalau ada tanda ini artinya wajib diisi ya *

Rekomendasi.

Lagi Viral.